Menu Tutup

Jualan Di Instagram : 5 Cara Agar Produk Laris Manis

jUALAN DI INSTAGRAM

Jualan Di Instagram – Ini adalah artikel lanjutan dari tulisan saya yang sebelumnya Cara Menambah Followers Tertarget, jika kamu belum membaca itu silahkan mampir dulu sebentar karena disini akan ada banyak pembahasan yang bersinggungan dari artikel tersebut. Nah untuk kali ini saya akan membahas tentang cara jualan di instagram agar produk banyak yang beli untuk lebih spesifik.

Sudah berapa tahun kamu jualan di instagram? Dan sudah berapa produk yang telah kamu jual? Dari jumlah itu akan menentukan kamu adalah seorang pembisnis handal atau masih dalam tahap pengembangan, jika sudah bertahun tahun jualan tapi di rasa sedikit sekali barang yang terjual brarti ada yang salah dong dengan teknik yang kamu gunakan ketika menawarkan sebuah produk di Instagram.

Seperti pada artikel sebelumnya, memang orang gak akan sekejap tiba tiba jago jualan di instagram, perlu proses yang lama untuk bisa menganalisa dan introspeksi diri agar menjadi lebih baik dan rapih cara marketingnya. Bahkan untuk orang normal (Bukan awam dan bukan pro) saja perlu bertahun tahun agar bisa membangun bisnis onlinenya terpercaya di mata customernya.

Cara Agar Jualan Online Laris Manis

cara agar jualan online laris

Tips tips jualan ini bukan perkara mudah memang, kamu perlu konsisten agar mendapat hasil yang memuaskan kelak, terus apa saja tips Jualan Online Laris Di Instagram? Langsung saja yuk simak di bawah ini :

1. Build up Brand

Dari sekian banyaknya tips hal ini yang paling susah menurut saya, tapi ketika branding yang bagus sudah di dapat, produk apapun yang kamu jual pasti akan laku. Terus apa sih branding itu? Branding adalah cara menaikkan namamu / nama perusahaan / nama jasa / nama produk agar customer familiar dengan ‘brandmu’, Branding yang sukses bisa membuat orang berpikir ‘Oh yang jual Si Ini, produknya pasti bagus dan terpercaya’.

Pernah lihat para influencer di youtube dan di instagram yang followers dan subscribernya banyak berjualan? Mereka tidak punya bakat di dunia marketing tapi kok barangnya laku keras ya? Itu karena brandingnya sudah bagus dari segi nama pribadinya. Apapun yang dia jual akan laku karena sudah mendpat loyalitas dari pengikut / fansnya. Itu lah enaknya jika brandmu sudah bagus. Brand disini bukan hanya berarti nama produk saja, tapi namamu, dan nama perusahaan (Jika ada) juga termasuk brand yang harus di build up jika ingin menjadi enterpreneur sukses.

Cara Membangun Personal Branding

Yang pertama harus dan tidak boleh terlewat adalah tanya kepada diri sendiri ‘Siapa sih Aku?’ , ‘Apasih passionku?’ , dan ‘Apa yang hendak kucapai?’. Dari pertanyaan pertanyaan seperti itu kamu bisa membuat kisah personal brand yang menarik. Semakin jujur dan storyable pertanyaan pertanyaan diri tersebut, semakin kamu bisa menemukan jati diri dan bisa lebih mudah membangun personal branding.

Bangun Personal Profil Untuk Branding

Pernah gak kamu pilih pilih terhadap akun sosial media sesorang yang berjualan? Kamu pasti pilih yang akunnya jelas, cara berjualan enak, dan tidak tiap hari cuman jualan mulu. Pernah ada seorang teman tanya ke saya “Gimana aku mau bangun branding, orang friendlistku saja tau aku ini toxic jika di sosial media” , nah ini contoh yang sudah kepalang tanggung personal profil sosial medianya jeblok sehingga semisal dia jualan dengan akun tersebut pasti dianggap friendlistnya cuman candaan doang hehe.

Nah dari situ kamu bisa mengonsep sendiri kan bagaimana cara menaikkan personal profil yang bagus? Intinya kamu bertingkah sewajarnya saja di sosial media, kalau mau jualan jangan cuman jualan doang postingannya, harus ada sesi tanya jawab juga untuk melihat seberapa loyal friendlist kamu. Kamu bisa bikin status candaan atau hanya sekedar masalah sehari hari yang wajar. Agar friendlist tidak bosan dengan postinganmu yang jualan doang.

2. Beriklan di Instagram

Mungkin dengan cara ini memang sedikit merogoh kocek, tapi di samping kamu bisa mendapat pembeli kamu juga bisa menambah followers. Yang jadi masalah ketika kamu mencoba beriklan di Instagram akan di hadapkan oleh fitur yang mungkin asing bagi kamu, yaitu fitur penargetan iklan, jika orang awam pasti pilih aja lah yang terlihat cocok. Padhal pengaturan itu yang bisa membuat iklanmu berjalan secara powerfull.

BACA DULU : Cara Beriklan Di Facebook

Untuk hal ini kamu bisa menyewa jasa saya, meskipun ini jasa yang saya buat tapi praktisi Advertisementnya bukan saya, melainkan ada yang lebih handal, jika tertarik langsung saja hubungi saya, nanti saya hubungkan langsung oleh praktisi tersebut. Yang pasti dia sudah berpengalaman sekali dalam dunia periklanan dan penargetan online.

3. Mengikuti Program Affiliasi

cara agar jualan online laris

Program ini bisa dibilang win win solution bagi pemilik barang dan marketer yang menjualnya, kamu daftarkan saja produk / jasa yang kamu miliki ke dalam situs affiliasi ternama seperti zuper.id, kamu tentukan berapa harga produk dan berapa komisi yang di dapat oleh orang yang berhasil menjualkan produk / jasamu.

Tapi yang jelas barangmu harus original dari kamu sendiri, jangan barang reseller kamu masukin ke program affiliasi, karena harganya pasti jauh lebih mahal nantinya. Jadi ini khusus pproduk dan jasa kamu sendiri. Kebanyakan produk dan jasa yang diikutkan program affiliasi yaitu Buku, Workshop, Software, dan barang barang original lainnya.

4. Follow Up

Cara ini sangat manjur jika dilakukan dengan tepat, tapi jika dilakukan dengan salah kamu akan kehilangan customer yang ‘hampir beli’ atau bahkan bisa di block. Pernah gak kamu order barang di suatu tempat tapi kamu masih ragu dan bilang ‘Lihat nanti dulu ya’, terus orangnya hampir setiap hari nanyain ‘Bagaimana mas/mbak? Jadi membeli produk kami?’.

Jika follow up dilakukan dengan salah pasti kamu akan risih, tapi jika benar kamu pasti pada akhirnya kalah dan membeli barang tersebut. Ini termasuk memainkan psikologis orang sih. Jadi jika ada yang tanya tentang produkmu usahakan follow up terus, jangan sampai lepas customer yang seperti itu. Kalau dia punya duit lebih pasti langsung membelih entah karena terpakda atau entah karena biar gak ditanya tanya lagi tiap hari hehe.

Saya pernah mendapat follow up yang bikin risih ketika saya hendak membeli buku digital, padhal saya cuman tanya harga saja, dia sehari bisa sampai 7x tanya ‘Gimana mas? Jadi beli bukunya, kalau beli sekarang dapat diskon lo’. Akhirnya saya block karena terlalu menggangu, nah itu contoh follow up yang buruk menurut saya.

5. Copywritting

Di artikel sebelumnya (Cek awal paragraf) saya sudah membahas tentang ampuhnya copywritting untuk membuat calon pelanggan gak sungkan sungkan untuk melakukan closing pembelian, teknik ini tidak bisa dipelajari secara instan, karena harus mendapat pengalaman dan jam terbang bagus baru bisa membuat copywritting yang tepat untuk sebuah produk.

Bagi yang belum paham, copywritting adalah sebuah tulisan (Jika di instagram itu letaknya di caption dan Gambar) yang mengandung kalimat kalimat menggiurkan agar pembaca mau membeli atau menyewa produk dan jasa yang kamu tawarkan. Jika orang yang sudah expert dalam copywritting warna gambar pun juga bakal di atur sedemikian rupa untuk memainkan psikologis dari pembaca.

Coba orang jualan tanpa adanya skill copywritting yang bagus, pasti cuan menyertakan nama produk, sedikit kegunaan dan keunggulan, kemudian harga, dah gitu aja. Hal itu tampak remeh, tampak tidak ada yang spesial dari produk tersebut, apalagi ada kata kata ‘JIKA MINAT INBOX YA’ , Waduh malah kacau. Dan di tambah sekarang banyak orang jualan cuman dikasih nama produk dan keunggulan terus masalah harga dan spesifikasi lengkap disuruh inbox, sudah kayak jualan barang ilegal saja sampai harga dan spesifikasi harus inbox terlebih dahulu.

Penutup…

Gimana? Sudah mendapat pandangan baru untuk jualan di instagram agar laris? Kalau ada yang kurang bisa share di kolom komentar ya pengalaman kamu mendalami bisnis online ini. Terlebih di atas adalah tulisan pribadi saya yang memang sengaja coba saya share dari pengalaman dan pelajaran yang telah saya dapat. Saya sendiri bukan orang yang jago, tapi saya mempunyai lingkungan (Guru, dan teman) yang bisa dibilang expert dalam dunia ini, mangkannya saya berani membuat artikel ini.

Di artikel selanjutnya part Jualan di Instagram ini saya akan membahas cara penargetan iklan di instagram agar bisa mendapat insight yang bagus dan tidak rugi, karena banyak tuh yang nekat beriklan di instagram padhal masih awam terhadap advertisement yang akhirnya mereka rugi, Keluarin duit – jalanin iklan – iklan gak ada yang mau klik (Dihiraukan). Jadi, tunggu artikel selanjutnya ya ^^

Related Posts

1 Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *