Link Building – Dongkrak Authority Dengan Optimasi Tautan

Link Building – Dalam membuat sebuah situs yang optimasi dan mampu bersaing, diperlukan tekhnik SEO. Yang mana, banyak variasi yang perlu dilakukan dalam membangun teknik SEO. Salah satunya, dengan cara link building yang benar. Supaya website Anda dapat terdeteksi di mesin pencari, bahkan mampu page one.

So, bagaimana cara link building yang benar? Diperlukan beberapa trik dalam membuatnya. Supaya mampu mendatangkan banyak traffic ke situs Anda. Yang mana, sangat berguna pula dalam meningkatkan income Anda di monetize iklan serta membangun brand image. Namun, sebelum mengetahui caranya. Apakah Anda tahu apa itu link building?

Link building adalah suatu tekhnik mentautkan link eksternal ke link internal atau website Anda. Ini masih satu jenis dengan backlink. Yakni, mentautkan suatu link website ke situs lainnya yang memiliki traffic tinggi dan berkredible. So, langsung saja simak di bawah ini ya Guys! Terkait cara link building yang benar, akan kami jelaskan secara detail. Cekidot.

Cara Link Building Yang Benar

Link Building

Link building sangat berguna untuk mengoptimasi SEO Onpage anda, dengan adanya optimasi tautan yang kuat halaman anda sangat susah tergeser dari posisinya, bahkan akan cenderung terus naik jika memang optimasi yang lain juga baik mulai dari Pemilihan Keyword dan kualitas konten yang anda miliki.

Intinya link building ini memperkuat pondasi dari situs anda dan bisa menaikan Page Authority Dari situs anda, dengan cara cara di bawah ini saya harapkan anda bisa memperkuat link di situs anda dan mendapat posisi terbaik di search engine google. Langsung saja simak :

Membuat Achor Text

Anchor Text

Achor Text merupakan sebuah teks hidup, berisi sebuah link ke situs lain namun dengan memanipulasinya melalui keyword atau kata yang diwarnai. Ada 2 Jenis isi anchortext yaitu external link dan internal link, external link yaitu anchortext yang berisi link menuju website lain diluar website anda, seperti contoh saya menulis di penulistamu.com kemudian memberi link ke youtube.com.

Internal Link yaitu link dari artikel satu ke artikel lain dalam satu situs, dan biasanya link tersebut memang saling berkesinambungan antar artikel 1 dengan yang lain.

Anchor text yang bagus yang berisikan link menuju suatu halaman yang sesuai dengan kat yang di warna, dan usahakan pembahasan tidak terlalu jauh dengan konten utamanya. Hal ini akan membuat perayap google membaca halaman anda sangat kredibel karena lebih rinci dengan dilengkapi link link pelengkap untuk menambah informasi artikel.

Contoh anchortext bisa anda lihat langsung di artikel ini, lihat tulisan berwarna yang menuju ke halaman lain, kata yang saya beri warna adalah merupakan isi singkat dari link tersebut, jadi pegunjung situs kita tidak merasa tertipu dengan link link yang ada di website kita.

Mentarget Tekhnik Keyword Artikel

Jika Achor Text menjadi teks hidup yang saat diklik tertaut dengan situs lainnya, berbanding terbalik dengan Tekhnik Keyword Artikel. Ini merupakan teks mati, yang mana tidak terhubung dengan situs lain. Namun, tekhnik ini yang akan mempengaruhi konten Anda terdeteksi di mesin pencari.

Untuk Tekhnik Keyword Artikel, terbagi menjadi dua. Pertama, Pengulangan Keyword General. Anda hanya perlu mencari 1 Keyword General di Google Keyword Planner, yang memiliki volume bagus. Kemudian, keyword diulang beberapa kali dan di-bold. Simulasinya, 500 kata Anda hanya perlu mengulang keyword general 3 kali saja. Yakni, di awal paragraph pertama, di awal paragraph ke 2, dan di akhir paragraph penutup.

BACA JUGA : Cara Riset Keywords Untuk Blog

Kedua, Pengulangan Keyword Mix Long Tile Keyword. Anda memerlukan 1 Keyword General, dan beberapa Keyword Turunannya. Kemudian, Keyword General diulang beberapa kali menyesuaikan jumlah kata. Misalnya 1000 kata, Keyword General diulang hingga 5 kali. Sedangkan Long Tile Keyword, disebar secara merata pada keseluruhan artikel.

Dan ada juga yang disebut keyword turunan, nah keyword turunan ini lah yang nantinya bisa kamu buat Internal link dengan cara bahas lagi lebih dalam di halaman lain tentang keyword tersebut, hal ini sangat menguntungkan anda dari segi ide pembuatan artikel dan ide pondasi yang kuat dalam pembuatan konten.

Jangan Pernah Taruh Link Di dalam H1, H2, H3 dst

Heading text (H) adalah judul maupun subjudul yang menandakan anda akan membahas suatu perkara di bawahnya, jadi jika heading tersebut anda beri link ngapain anda akan membahasnya lagi? Karena link isinya harus sama dengan apa yang tertulis di anchortext tersebut.

Jika dipaksakan memberi link dalam tag h2, h3 sudah jelas spam score akan naik, karena terlalu banyak link yang tidak ada hubungannya sama sekali dengan pembahasan yang berlangsung di artikel yang anda buat.

Ini yang biasa dilakukan kebanyakan blogger baru (Termasuk saya dulu) dan ternyata memang efeknya sangat buruk jika itu terus terusan dilakukan, dari hal tersebut saya sampai sekarang erubah kebiaaan saya memberi link di dalam tag heading.

Membuat Konten Yang Saling Berkesinambungan

Dalam hal ini biasa kita sebut niche blog, jika anda menginginkan Link Building yang kuat usahakan membuat blog hanya dengan 1 niche saja, jangan membuat blog gado gado yang isinya banyak pembahasan. Yang artinya ketika anda membuat blog bertema tentang Gadget atau Komputer usahakan bahasanmu seputar itu saja, jangan tiba tiba membahas tentang Fashion maupun masakan.

Dengan begitu pasti anda tidak akan kesusahan untuk memberi internal link karena pembahasan sudah pasti nyambung antar artikel lainnya, beda jika anda membuat niche campuran (Gado gado), masa iya membahas komputer tapi internal linknya menuju ke artikel yang membahas tentang fashion, kan gak asyik banget.

External Link Itu Perlu

Kebanyakan blogger lawas bilang eksternal link terlalu banyak itu gak bagus buat kesehatan blog, tapi nyatanya jika eksternal link tersebut memang menuju ke situs yang menambah informasi dari artikelmu malah membuat artikelmu bagus di mata algo google karena membawa info lebih lanjut untuk pembahasanmu.

Untuk Jumlah external link memang jangan terlalu banyak, cukup 1 atau 2 saja di setiap artikel, dan jika memang perlu beri saja link tersebut dengan extensi nofollow (Kalau takut spam score naik). Tapi kalau saya pribadi gak suka kasih nofollow, kasih saja dofollo agar lebih akrab sama pemilik situs yang dituju hehe.

Apa perlu Bold, Miring, dan Garis Bawah?

Untuk beberapa kasus, memang perlu menebalkan kalimat dengan kata kunci turunan, tapi ini tidak di prioritaskan lagi oleh google karena dulu banyak artikel yang terlalu sering menggunakan bold sehingga kurang enak di pandang, dan garis miring juga perlu untuk sebuah kata yang asing, jika underline bisa digunakan untuk internal link yang menuju suatu pembahasan asing juga sebagai pelengkap Informasi,

Penutup…

Demikianlah artikel kami yang membahas tentang Cara Link Building Yang Benar. Semoga dapat bermanfaat untuk Anda, terutama bagi yang ingin mengoptimasi website-nya. Terlebih, sekarang website menjadi platform digital paling penting untuk membangun brand image maupun personal branding.

Supaya bisnis maupun karir Anda berpengaruh secara global. Nah, dengan link building hal itu dapat terwujud. Dikarenakan, mampu mendatangkan banyak traffic ke situs Anda. Oke, sekian dari kami dan terimakasih ya Guys. Jangan lupa terus ikuti update konten kami!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *