Menu Tutup

Jualan Misui Milkcheese : Bisnis Kuliner Gak Perlu Mahal

Misui Milkcheese

Misui Milkcheese – Saat ini bisnis kuliner memang sangat cocok untuk kalangan pemuda, disamping modal yang dikeluarkan tiak begitu besar biasanya anak muda juga mempunyai jaringan yang cukup luas untuk menjaring pembeli dari mulut ke mulut, apalagi dengan bantuan sosial media saat ini rasanya berjualan itu memang bisa dibilang bisnis yang cukup menjanjikan.

Seperti bisnis kuliner Misui Milkcheese ini, bisnis yang dibuat oleh pemuda dari Malang ini di usung karena melihat adanya peluang pasar yang besar dari teman dan sosial media yang dia miliki. Tak hanya itu, dia juga memulai bisnis ini benar benar dari Nol ketika dia merasa terpuruk akan keadaan ketika masalah besar datang (Mobil dicuri dan Pekerjaan tidak jalan). Tapi bukan ini yang akan saya bahas, saya akan membahas bagaimana proses dan progres menjalankan bisnis kuliner yang satu ini.

Apasih Misui Milkcheese itu?

misui milkcheese malang

Nama Misui di ambil berdasarkan singkatan dari Minuman Susu Keju, dan dengan artian lain Misui jika dalam bahasa jawa artinya Mengumpat. Jadi filosofinya yaitu minuman enak sampai bikin mengumpat (Jancookk enak banget ini) hehe.

Untuk komposisi dari Minuman itu sendiri terdiri dari Susu dan Powder dari berbagai varian rasa dengan toping Boba + Cream Cheese. Dengan satu teguk minuman ini membuat cita rasa dan tekstur yang sangat unik dengan tambahan keju yang meluber di lidah.

Budget dan Material yang di Gunakan Untuk mendirikan Bisnis Misui Milkcheese

Ketika saya bertanya tentang budget si empu dari produk ini hanya bilang berkisaran antara 5-6jt. Dengan budget seperti itu tentu tidak termasuk lokasi jualannya, karena saya dengar dia punya sebuah slot ruko di sebuah pujasera.

Material yang digunakan meliputi di bawah ini :

  • Gelas Mika
  • Sticker Logo Produk
  • Gerobak / Rombong Minimalis
  • Dan tempat tempat menaruh bahan untuk membuat Misui Milkcheese tersebut

Cukup simpel memang, dengan budget dan material seperti di atas anda sudah bisa mendirikan sebuah lapak yang bisa digunakan untuk berjualan dan investasi jangka panjang (Jika memang berniat membesarkannya).

Apa laku jualan produk begituan?

Masalah laku atau tidak pasti tergantung pemilik dan cara pemasarannya, jika anda sudah bisa menentukan dan menemukan pasar anda barang apa saja akan laku terjual. Untuk masalah misui milkcheese ini mulai buka sampai sekarang bisa dikatakan sepi jika hanya terjual 15 Gelas saja.

Karena memang lokasi dari berdirinya lapak misui dekat dengan sekolahan (SD dan SMP). Dan biasanya mendapat pengunjung dari wisatawan yang pulang dari Kebun Teh Wonosari. Jika ingin melihat lokasinya langsung saja klik link maps ini : https://maps.google.com/?cid=10721245869050366459

Untuk omset penjualannya saya gak mau menyebarkannya, karena itu bukan hak saya, disini saya hanya memberi pandangan jika bisnis kuliner itu gak seribet yang anda pikirkan. Intinya sudah cukup untuk mulai membuka cabang baru, dan memang rencana misui milkcheese ini mau buka cabang di SMAI Singosari lo.

Penutup…

Selain disini saya mereview Misui Miklcheese saya juga ingin memberikan pandangan untuk anda yang ingin berjualan, dan yang terpenting adalah kemauan dan niat yang kuat untuk sebuah hasil yang memuaskan, karena saya melihat banyak yang gagal (Termasuk saya sendiri pernah mengalami) dalam menjalankan bisnis semacam ini, dan penyebab kegagallan tersebut tidak bersungguh sungguh menjalankannya.

Untuk yang pengen ngepoin misui milkcheese ini bisa langsung ke instagramnya ya, biar anda lihat sendiri testimoni tentang kesegaran minuman seperti ini.

Dan lagi memang produk minuman seperti ini lagi ramai ramainya di Malang, jadi cara pemasaran yang benar dan tepat akan memenangkan persaingan antar produk yang notabene hampir sama (Cuman beda nama dan toping topingnya).

Gak tau lagi mau bahas apa, jadi sekian dulu aja, kalau ada yang perlu di bahas lagi nanti pasti saya update artikel ini. See ya !

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *